Myaluzz's Blog

Just another WordPress.com weblog

Berat badan Ideal, Overweight/Obesitas Februari 22, 2011

Filed under: sains — mya @ 7:54 am

Berat Badan Ideal

  • Sejarah cara menghitung berat badan ideal

Dari jaman dahulu sampai jaman sekarang rumus yang paling banyak digunakan untuk menghitung berat badan ideal adalah menggunakan rumus broca, seorang yang pada jamannya ahli pada bidang antropometri yaitu ilmu yang berkaitan dengan mengukur manusia, termasuk di dalamnya cara menghitung berat badan ideal.

Ada banyak cara untuk mendeteksi berat tubuh ideal. Namun, dunia kedokteran di Indonesia mempunyai rujukan sistem pengukuran berat badan ideal, yakni dengan menggunakan Indeks Massa Tubuh (IMT). Cara menghitungnya diukur dari berat badan dalam satuan kilogram dibagi dengan kuadrat tinggi badan dalam satuan meter.

Contoh :

Seseorang memiliki berat badan 75 kilogram. Adapun tinggi badannya hanya 150 sentimeter atau 1,5 meter.

Perhitungannya:

Hasilnya 33,33. Dengan berat 75 kg, berarti telah mengalami obesitas berat.

Bila hasil yang diperoleh menunjukkan Angka antara 18,5 hingga 23 berarti berat badan Anda normal atau ideal. Adapun bila hasil menunjukkan angka 23 hingga 25, Anda sudah kegemukan. Angka 25 hingga 27 termasuk obesitas ringan, 27 hingga 30 disebut obesitas sedang, di atas 30 berarti obesitas berat.

Selain itu ada juga cara lain untuk menghitung berat badan ideal, yaitu dengan menggunakan rumus :

Rumus Berat Badan Ideal = (Tinggi Badan – 100) X 90%

Contohnya : Jika Anda mempunyai tinggai badan 150 cm, maka berat badan ideal Anda adalah (150 – 100) X 90% = 45 kg.

Dari nilai diatas, Anda dapat membandingkan hasilnya dengan acuan dibawah ini:

  • Kelebihan Berat Badan / Overweight = Hasilnya 10% s/d 20% lebih besar
  • Kegemukan / Obesitas / Obesity = Hasilnya lebih dari 20% dari yang seharusnya
  • Kurus = Hasilnya 10% kurang dari yang seharusnya

 

Idealnya Tinggi / Berat Badan

Tinggi Badan

(cm)

Berat Badan (kg)
Wanita Pria
150 43 – 45 49 – 51
154 47 – 49 51 – 53
159 50 – 55

55 – 60

164 52 – 60 60 – 68
169 55 – 65 64 – 75
174 57 – 70 68 – 82
180 60 – 74 73 – 89
184 62 – 78

77 – 96

 

Catatan :

1.       Untuk orang kurus

Orang yang kurus berarti, tidak memenuhi kalori yang di dibutuhkan oleh manusia atau kemungkinan mengidap penyakit tertentu, seperti, cacingan, penyakit aids, atau terlalu banyak mengkonsumsi, alcohol atau obat-obat terlarang.

2.      Untuk orang gemuk

Kegemukan bukanlah gambaran kemakmuran, dalam dunia medis, malah kegemukan dianggap sebagai penyakit. Gemuk (kelebihan berat badan) rentan dengan penyakit antara lain : Jantung, hypertensi, diabetes, asam urat, osteoporosis, asthama, kangker, dll

Ada juga cara yang lain menentukan seseorang mengalami obesitas atau tidak, yaitu dengan mengukur lingkar pinggang. Lingkar pinggang ini jadi tolak ukur karena seseorang yang mengalami kegemukan pasti diikuti penimbunan lemak di sekitar pinggang. Normalnya, ukuran lingkar pinggang wanita tak boleh lebih dari 80 cm, sedangkan pria tak melebihi 90 cm.

Mengukur obesitas dengan lingkar pinggang juga berguna untuk mengetahui sindrom metabolik, yaitu kemungkinan seseorang mengalami kondisi tertentu. Antara lain, kadar gula darah tinggi, kadar trighserida darah tinggi, hipertensi, dan serangan jantung.

 

  • Definisi Overweight Dan Obesitas

 

Definisi obesitas adalah kondisi dimana penumpukan lemak tubuh berada dalam jumlah yang berlebihan sehingga BB (berat badan) jauh di atas normal. Kondisi ini disebut sebagai penyakit kronik yang bisa diatasi. Obesitas juga berhubungan dengan penyakit-penyakit yang dapat menurunkan kualitas hidup. Obesitas terjadi karena ketidakseimbangan antara energi yang masuk dengan energi yang keluar.  Sementara itu overweight atau kelebihan berat badan adalah keadaan di mana berat badan (BB) seseorang melebihi BB normal.

Definisi obesitas menurut para dokter adalah sebagai berikut:

  • Suatu kondisi dimana lemak tubuh berada dalam jumlah yang berlebihan
  • Suatu penyakit kronik yang dapat diobati
  • Suatu penyakit epidemik
  • Suatu kondisi yang berhubungan dengan penyakit-penyakit lain dan dapat menurunkan kualitas hidup
  • Penanganan obesitas membutuhkan biaya perawatan yang sangat tinggi

Penyebab obesitas dibagi menjadi dua:

1. Metabolic Obesity

Disebabkan oleh faktor-faktor dalam tubuh misalnya factor genetis; contohnya orang tua yang gemuk lebih sering memiliki turunan gemuk.

Sel-sel lemak memperbanyak diri (hyperplasia)selama bayi dan remaja dan jumlahnya menjadi konstan setelah dewasa, diduga  jumlah sel lemak seseorang sudah dtentukan secara genetis asalkan ditunjang oleh gizi yang cukup.

Kebutuhan kalori atau rasa lapar jangka pendek seseorang ditentukan oleh kadar glukosa darah, bila kadarnya turun menimbulkan rasa lapar dan sebaliknya terjadi rasa kenyang. Tetapi kebutuhan kalori  jangka panjang (lapar dan ingin terus makan banyak) ditentukan kadar lemak dalam sel-sel lemak akan dituntut untuk makan lebih banyak untuk mengisi lemak pada sel-selnya dan terus menerus merasa lapar.

Dengan demikian seseorang yang sudah gemuk sejak kecil akan sulit sekali menurunkan berat badannya karena adanya tuntutan  yang lebih banyak dari sel-sel lemak akan lemak yang harus diisikan ke dalamnya. Juga seseorang yang sejak kecil  sudah gemuk bila berusaha dan berhasil menjadi kururs akan kehilangan beberapa jaringan ototnya.

Beberapa orang dengan kadar Thyroxin yang rendah (BMR rendah) juga lebih mudah menjadi gemuk.

2. Regulatory (external ) Obesity

Orang-orang ini tidak mempunyai factor-faktor metabolic yang mengakibatkan gemuk tetapi hanya mengkonsumsi lebih banyak kalori darpada yang dibutuhkan.

Contohnya adalah factor kejiwaan yang ingin makan terus bila dalam keadaan stress, senang akan makanan tertentu, dan factor-faktor social yang menganggap bayi gemuk itu sehat dan dewasa yang bonafit dan kurang olah raga.

Istilah “normal”, “overweight”, dan “obese” dapat berbeda-beda pada tiap negara dan budaya. Oleh karena itu WHO menetapkan suatu pengukuran atau klasifikasi obesitas yang tidak tergantung pada bias kebudayaan.

Metode yang paling banyak digunakan untuk mengukur tingkat obesitas adalah BMI (body mass index), yang didapat dengan cara membagi berat badan (kg) dengan kuadrat dari tinggi badan (meter). BMI dapat digunakan untuk menentukan seberapa besar seseorang dapat terkena risiko penyakit tertentu. BMI telah diakui sebagai metoda yang paling praktis dalam menentukan tingkat overweight dan obesitas pada orang dewasa di bawah umur 70 tahun. Nilai BMI yang didapat tidak tergantung pada umur dan jenis kelamin.

Keterbatasan BMI adalah tidak dapat digunakan bagi:

  • Anak-anak yang dalam masa pertumbuhan
  • Wanita hamil
  • Orang yang sangat berotot, contohnya atlet

Nilai BMI normal Asia 18,5-22,9. Nilai 23-24,9 disebut kelebihan berat badan (overweight).  Seseorang dikatakan obesitas bila BMI-nya di atas 30 atau dengan kata lain orang tersebut memiliki kelebihan BB sebanyak 20 %.

 

2 Responses to “Berat badan Ideal, Overweight/Obesitas”

  1. ulhy Says:

    duchhhh gi mana ya ,,,,,,,,,,,,,
    z dulunya bb z normal ……….
    giliran z lanjut kuliah bb badan z naik drastis
    brapa macam tips diet z lakukan tapi bb z tidak turun2
    z minta saran dunk diet cepat

    • mya Says:

      diet itu tidak bimsalabim lsung cepat..tp scra bertahap dan continue,,jika dlakukan scra rutin maka pasti akan ada hasilnya..
      intinya harus disiplin dalam menjalankan diet..
      olga dan makan teratur sesuai kbutuhan..
      mkanlah sbelum lapar dan sebelum kenyang..
      usahakan utk sllu perbanyak konsumsi buah dan sayur,,agar tidak selalu karbohidrat,
      jgan makan mlam berat di atas jam 7, klo bsa mkan buah saja sperti apel atau tomat, itu mengenyangkan koq🙂


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s