Myaluzz's Blog

Just another WordPress.com weblog

klasifikasi aves dan mamalia-berdasar ekologinya Juli 15, 2010

Filed under: sains — mya @ 7:21 am

  1. I. Klasifikasi Aves dan Mamalia

1.1 Klasifikasi Aves

Klasifikasi Ekologis (berdasarkan kebiasaan dan tempat hidupnya)

  1. Burung yang hidup di tanah (terrestrial), dengan ciri adaptasi kaki untuk berjalan.

Ordo : Strutioniformes

–          Terrestrial (hidup di daratan)

–          Pada kaki (belakang) hanya ada 2 jari

Contoh : Stenthio camelus

  1. Burung Akuatik, dengan ciri khas pada kaki yang berselaput, bulu berminyak dan bentuk paruh yang khas yang disesuaikan dengan jenis makanannya.

Ordo : Sphenisciformes

–          Tungkai muka berbentuk sirip yang berguna untuk berenang

–          Tidak dapat terbang

–          Bulu kecil menyerupai sisik menutupi seluruh tubuh

–          Tidak ada apteria, tidak ada remiges

Contoh : Aptenodytes forsteri

III. Burung yang banyak diburu, umumnya berbulu indah atau daging dan telurnya enak dimakan.

Ordo : Passeriformes

–          Tiga jari kaki (belakang) menunjuk ke muka, satu jari menunjuk ke belakang , berguna untuk bertengger

–          Dengan bulu-bulu hias di bawah sayap

Contoh : Paradisea minor, burung cendrawasih

Ordo : Columbiformes

–          Paruh pendek dan langsing pada pangkalnya

–          Ingluvies besar

Contoh : Columba livia, burung merpati

IV.Burung Petengger (Arboreal)

Ordo : Passeriformes

–          Tiga jari kaki (belakang) menunjuk ke muka, satu jari menunjuk ke belakang; berguna untuk bertengger

–          Kebanyakan dapat berkicau dengan indah

–          Mereka yang memakan biji-bijian mempunyai paruh yang berbentuk conus

–          Mereka yang memakan insecta, mempunyai paruh yang runcing

Contoh : Mirafra javanica, branjangan

V. Burung Berkicau

Ordo : Charadriiformes

–          Di antara jari-jari kaki (belakang) kebanyakan ada selaput berenang

–          Tungkai belakang agak panjang

–          Sayap kuat

–          Ada yang mempunyai tiga jari kaki (belakang)

–          Paruh panjang

–          Lidah tebal dan berbentuk silinder

Contoh : Cacatua triton, kakatua

1.2 Klasifikasi Mamalia

I. Subclassis Prototheria

Ordo : Monotremata

–          Diketemukan di Australia, Tasmania, Papua Nugini, dan Irian Jaya

–          Pada tubuh terdapat spina dan rambut

–          Moncong memanjang dan berbentuk silinder dengan mulut yang kecil, tidak ada gigi

–          Lidah panjang, semut dan anai yang merupakan makanannya dapat melekat di lidah

–          Glandula mammae ada sepasang dan bermuara di dinding perut

Contoh : Tachyglossus spec.

II. Infraclass Metatheria

Ordo : Marsupialia

–          Rumus gigi : I 3/3 C 0/0 PM 5/5

–          Betina memiliki marsupium, kandungan di dinding perut yang menutupi papilla mammae

–          Tidak terjadi plasenta

–          Fertilisasi ovum intern : perkembangan ovum di dalam uterus, tetapi sebelum perkembangan selesai, fetus keluar dan masuk marsupium, dengan mulut ia melekat pada satu papilla mammae dan tetap demikian sampai perkembangannya selesai

Contoh : Macropus spec, kanguru

III. Infraclass Eutheria

Ordo : Chiropterari

  • Fertilisasi ovum intern, perkembangan terus berlangsung di dalam uterus, terjadi chorion dan plasenta
  • Membri anterius memanjang, begitu pula jari tangan kedua sampai dengan kelima, di antara jari-jari itu ada lipatan kulit yang dipakai untuk terbang dengan menggerakkannya seperti sayap pada burung
  • Gigi-gigi runcing

Cotoh : Rhinolophus affinis, kelelawar

Ordo : Primates

  • jari-jari dengan kuku
  • Arboreal atau terrestrial, dan diurnal
  • Ada sepasang glandula mammae yang terletak pectoral (pada dinding ventral thorax)
  • Rumus gigi : I 2/2 C 1/1 P 2/2 M 3/3
  • Nares menunjuk ke bawah, jarak antara kedua nares kecil
  • Sering dengan kandung pipi
  • Ada ekor, tidak untuk memegang
  • Kulit pada bokong mengalami cornifikasi yang tebal disebut belulang duduk
  • Moncong agak menonjol dan menyerupai moncong anjing

Contoh : Presbytis pyrrhus, lutung

Ordo : Carnivora

  • Ada linea jari, semuanya dengan cakar
  • radius, ulna, tibia, fibula lengkap terpisah
  • Dentes incisivi kecil, biasanya 3 buah pada tiap belah rahang
  • Dentes canini ada, langsing dan panjang
  • Plasenta zonalis, plasenta melingkari chorion

—  Familia : Canidae

v  Rumus gigi : I 3/3 C 1/1 P 4/4 M 2/3

v  Biasanya ada 5 pasang glandula mammae yang terletak pectoral, abdominal, dan inguinal (dekat lipat paha)

Contoh : Canis familiaris, anjing

Jenis-Jenis kaki pada mamalia

  • Plantigrad ( Homo sapiens )
  • Digigrad ( Felis )
  • Unguligrad ( Equus )

laporan zover ragunan

 

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.